Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2023

Kebijakan Birokrat Tidak Jelas, Mahasiswa Kembali Menggelar Aksi Bersama

Gambar
Kamis (9/2/2023), pukul 13.40 Serikat Mahasiswa Unhas bersama massa aksi dari beberapa fakultas di depan gedung rektorat Unhas kembali melakukan aksi protes yang disebabkan karena pihak birokrat mengeluarkan kebijakan yang tidak sesuai dengan janji pada audiensi aksi diam sebelumnya pada hari kamis (2/2/2023). Para massa aksi merasa telah dibohongi dan dibodoh-bodohi oleh pihak birokrat yang telah mengeluarkan kebijakan yang tidak sesuai dengan janji pada audiensi sebelumnya.  Selain melakukan aksi, massa aksi juga sempat melakukan audiensi terbuka dengan pihak rektor yang dihadiri oleh direktur kemahasiswaan Universitas Hasanuddin. Pihak rektor menyampaikan bahwa semua fakultas telah dihimbau untuk memproses permohonan penyesuaian UKT dari mahasiswa. Setelah itu, salah satu dari massa aksi menyampaikan kenyataan yang dirasakan bahwa berdasarkan hasil aksi diam yang digelar seminggu yang lalu, pihak rektor sebelumnya menyampaikan bahwasanya mereka akan mengeluarkan kebijakan perpan...

Aksi Diam Menuntut Penyesuaian UKT

Gambar
Kamis (02/2/2023), pukul 16.30 telah berlangsung aksi diam yang dilakukan oleh Serikat Mahasiswa Unhas untuk menyuarakan kondisi kesulitan pembayaran UKT yang dialami oleh mahasiswa di depan Rektorat Unhas Tamalanrea, Kec. Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi selatan. Mahasiswa resah dengan UKT saat ini yang terlalu mahal ditengah perekonomian yang mencekik. Sehingga menuntut perbaikan sistem uang kuliah tunggal (UKT) dikarenakan kampus saat ini menjelma menjadi kampus elit dan hanya orang-orang tertentu yang mampu membayar UKT. Selain melakukan aksi diam, 5 perwakilan mahasiswa dari beberapa Ketua BEM fakultas melakukan audiensi dengan pihak birokrat yang dihadiri oleh WR 1, Direktur Kemahasiawaan dan Direktur keungan dengan harapan tuntutan yang diajukan dapat dipenuhi. Setelah itu, Salah satu dari Ketua BEM fakultas yang ikut audiensi menyampaikan bahwa berdasarkan data dari direktur keuangan, 11.000 dari 52.000 mahasiswa S1, S2, dan vokasi kesulitan dalam melakukan pembayaran UKT s...