Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2025

Kekayaan Mangrove Kita Terkikis Kelakuan, Tapi Masih Ada Kesadaran untuk Diselamatkan

Gambar
Sumber Foto : Pinterest Ekosistem mangrove merupakan sebuah ekosistem yang unik, karena letaknya berada di antara daratan dan juga lautan. Ekosistem mangrove sangat penting, karena mendukung keanekaragaman hayati, melindungi masyarakat pesisir, pertahanan alami terhadap badai dan abrasi, serta berperan dalam mitigasi perubahan iklim melalui penyerapan karbon. Indonesia sendiri merupakan negara dengan ekosistem mangrove terluas di dunia dengan luas sekitar 20-23% dari total ekosistem mangrove dunia. Tren perubahan luasan dari ekosistem mangrove di Indonesia selama 10 tahun terakhir menunjukkan dinamika yang kompleks, dimana beberapa wilayah mengalami pemulihan dan juga perluasan, sementara beberapa wilayah lain juga mengalami perubahan akibat intervensi alam maupun manusia. Ekosistem mangrove memainkan peran krusial dalam mitigasi risiko bencana pesisir melalui tiga mekanisme utama. Pertama, sistem perakaran mangrove yang kompleks secara efektif mengurangi laju abrasi dengan mengikat su...

Observasi Talenta 23: Proses Menggali Potensi Generasi Muda UKM BK SI-Unhas

Gambar
  Sesi foto bersama antara peserta Observasi Talenta 23 dengan aparat Desa Mattabulu saat acara pembukaan Observasi Talenta 23. Sumber foto : UKM BK SI-Unhas Desa Mattabulu yang terletak di Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, kali ini menjadi lokasi pelaksanaan Observasi Talenta 23. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, mulai pada tanggal 1 hingga 5 Juli 2025. Acara pembukaan kegiatan Observasi Talenta 23 dilakukan pada tanggal 2 Juni 2025 yang dihadiri oleh berbagai aparat desa dan dibuka secara resmi oleh Abdul Kadir selaku Sekretaris Desa. Dalam sambutannya, pihak pemerintah desa menyampaikan harapannya agar kegiatan ini mampu membawa dampak positif tidak hanya bagi peserta, tetapi juga bagi masyarakat Mattabulu secara keseluruhan. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian dan pengembangan potensi generasi muda dalam menjalin hubungan langsung dengan masyarakat desa serta mengenal lebih dalam kekayaan alam dan budaya lokal. Dalam suasana desa yang asri dan masyar...

PKMR XLVIII : Momentum Untuk Menghasilkan Peserta Dengan Karakter Rimbawan

Gambar
Prosesi pengukuhan peserta PKMR XLVIII menjadi bagian dari Rimbawan Universitas Hasanuddin oleh Dekan Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin. Sumber foto : UKM BK SI-Unhas/ Euginia Stacie Tikupadang Maros, 28 Juni 2025 - Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin sukses menyelenggarakan kegiatan Perkemahan Kerja dan Malam Rimbawan (PKMR) XLVIII yang berlangsung selama tujuh hari, dari tanggal 22 hingga 28 Juni 2025, di KHDTK Hutan Pendidikan Universitas Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. PKMR merupakan salah satu rangkaian kegiatan wajib yang menjadi bagian dari proses pembentukan karakter dan identitas mahasiswa kehutanan sebagai rimbawan sejati. Selama perkemahan, peserta mengikuti berbagai agenda, hingga kegiatan malam rimbawan yang sarat akan nilai-nilai kebersamaan dan kecintaan terhadap hutan. PKMR bukan hanya soal bertahan di alam, tetapi juga bagaimana membentuk integritas, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan sebagai seorang calon rimbawan. Pemb...