Tolak Penggusuran Lapak Pedagang, Mahasiswa Unhas dan Rakyat Kecil Bersatu Gelar Aksi Solidaritas di Pintu Nol Unhas
Kamis (27/7/2023), Aksi
Solidaritas dilakukan oleh Mahasiswa Universitas Hasanuddin bersama Pedagang sekitar
pukul 11.50 di pintu nol Unhas dengan membantangkan spanduk bertuliskan “Tolak
Unhas Penggusur” serta melakukan pembagian selebaran, orasi dan musik jalanan.
Aksi tersebut dilakukan
sebagai bentuk penolakan terhadap surat penyampain rektorat No.22592/UN4.1.4.4/HM.00.06/2023,
yang berisi tentang pemberitahuan bagi para pedagang untuk mengosongkan lapak
mereka di area pintu nol Unhas. Penyampaian surat pembongkaran lapak tersebut
atas dasar untuk mengatasi kemacetan dan perencanaan pembangunan jalan lingkar
yang akan menghubungkan area kampus dengan Tallasa City.
Dalam aksinya, para pedagang
dan mahasiswa Unhas menyampaikan bahwa surat pemberitahuan untuk pembongkaran
lapak tersebut menjadi ancaman ruang hidup rakyat karena tidak memperhatikan
aspek sosial- ekonomi dari mereka yang bermukim di area pintu nol dan sekitarnya.
Lebih lanjut, salah satu
mahasiswa berorasi dan meyampaikan bahwa Unhas yang mencap diri sebagai kampus
yang humanis justru berlaku kontradiktif dengan prinsip Hak Asasi Manusia dan
melanggar UU No. 11 tahun 2006 tentang Hak ekonomi, Sosial dan Budaya, “Hak
untuk menikmati kondisi kerja yang adil dan menyenangkan”.
Aksi tersebut berakhir sekitar pukul 15.30 setelah massa aksi menyampaikan bahwa mereka akan terus melakukan demonstrasi atas penolakan penggusuran yang dilakukan oleh pihak Unhas.



Komentar
Posting Komentar