Rakyat Bersatu Menuntut Keadilan: Mahasiswa dan Masyarakat Gelar Aksi Damai Anti Militerisme
Ratusan massa berkumpul dibawah fly over AP Pettarani untuk melakukan aksi damai. Sumber foto : UKM BK SI-Unhas/ Astrid Damayanti.
Makassar, 4 September 2025 - Mahasiswa dan juga beberapa masyarakat lainnya, kembali memenuhi fly over AP Pettarani dengan melakukan aksi damai. Persatuan Rakyat Anti Militerisme kali ini menyuarakan “Hentikan dan lawan tindakan Fasis Prabowo-Gibran! Pulihkan segera hak-hak demokratis rakyat! Penuhi hak-hak sosial dan ekonomi rakyat!”
Tampak seorang demonstran menggunakan dress code berwarna pink dengan membawa poster yang bertuliskan "MENOLAK LUPA". Sumber foto : UKM BK SI-Unhas/ Muhammad Fachry
Para orator dalam aksi ini menyuarakan bagaimana rakyat mengalami penindasan oleh negara sendiri, perampasan hak hidup oleh negara, tindakan represif yang dilakukan aparat kepolisian, serta pemberian hak istimewa oleh negara kepada pejabat, serta ketimpangan keadilan yang dialami oleh masyarakat kelas bawah.
- Hapus hak istimewa dan potong gaji pejabat negara, perwira tinggi, pejabat lembaga nonkementerian, komisaris, dan direktur BUMN hingga setara upah buruh rata-rata untuk pendidikan dan kesehatan gratis, subsidi rakyat, serta kesejahteraan buruh dan rakyat.
- Pemotongan anggaran lembaga, kementerian, serta jabatan yang tidak mensejahterakan rakyat, antara lain Kementerian Pertahanan, Kepolisian, Kejaksaan Agung, BIN, DPR, MPR, dan sebagainya untuk pendidikan dan kesehatan gratis, subsidi rakyat, serta kesejahteraan buruh dan rakyat.
- Kenaikan upah buruh, penurunan pajak rakyat.
- Kenaikan pajak progresif bagi perusahaan besar, perbankan, dan konglomerat.
- Pembebasan massa aksi yang ditangkap.
- Tangkap, adili, dan penjarakan aparat pelanggar HAM.
- Pemotongan anggaran dan pelucutan POLRI serta alat represi rezim Prabowo-Gibran.
- Militer kembali ke barak — end military interference in civilian lives.
- Sita seluruh harta koruptor serta konglomerat pengemplang pajak dan diarahkan untuk pendidikan dan kesehatan gratis, subsidi rakyat, serta kesejahteraan buruh dan rakyat.
Komentar
Posting Komentar