Fenomena Hujan di Makassar (3/3) : Dampak Hujan terhadap Lingkungan
Curah hujan di Makassar dalam beberapa hari terakhir tergolong cukup tinggi. Kondisi ini berkaitan dengan proses siklus hidrologi yang dipengaruhi oleh perubahan iklim global. Pemanasan global dapat meningkatkan suhu permukaan bumi sehingga mempercepat proses penguapan air ke atmosfer. Akibatnya, pembentukan awan hujan dapat terjadi lebih cepat dan meningkatkan intensitas curah hujan di beberapa wilayah.
Tingginya curah hujan tersebut memberikan dampak terhadap kondisi lingkungan perkotaan. Di beberapa wilayah Makassar, hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan genangan air hingga setinggi mata kaki. Genangan ini umumnya terjadi pada kawasan dengan sistem drainase yang kurang optimal atau daerah yang memiliki permukaan tanah relatif rendah sehingga air hujan sulit mengalir dengan cepat menuju saluran pembuangan.
Curah hujan yang tinggi juga dapat mengakibatkan peningkatan debit air sungai sehingga kawasan permukiman yang berada di sekitar kanal memiliki potensi banjir yang lebih tinggi. Kondisi ini memerlukan sistem drainase yang baik agar air dapat mengalir dengan lancar. Namun pada beberapa wilayah di Makassar kapasitas drainase dinilai masih terbatas untuk menampung debit air hujan yang tinggi sehingga meningkatkan potensi terjadinya banjir (Suripin, 2004).
Berdasarkan kondisi tersebut, curah hujan yang tinggi perlu diantisipasi dengan pengelolaan sistem drainase yang baik serta perencanaan tata kota yang lebih efektif. Dengan sistem drainase yang memadai, genangan air akibat hujan deras dapat diminimalkan sehingga risiko banjir di wilayah perkotaan dapat berkurang.
Komentar
Posting Komentar